yotube : otomotif123

Husus buat pengguna mobil diesel berikut 5 tips Cara perawatannya

hallo sejutamodif -
Seiring berkembang nya jaman ,tentunya populasi mobil diesel kian hari kian bertambah peminatnya meski bisa dibilang lebih minim di banding peminat mesin bensin,

Soal perawatan mesin Diesel bisa dibilang gampang-gampang susah, untuk perawatannya tentu perlu dilakukan secara rutin dan jauh lebih rutin dibandingkan pada perawatan mobil berbahan bakar bensin. Karna Karakteristik mobil Diesel jelas berbeda dengan type mobil berbahan bakar bensin,
Sehingga mobil diesel menuntut perawatan yang sedikit berbeda.

Oleh karna itu kali ini kami akan berbagi tips merawat mobil diesel yang perlu dilakukan secara rutin yang bisa anda simak dibawah ini:

1. rutin Mengganti Filter Udara.

Yang pertama Yang harus kita perhatikan yaitu filter udara. Jika Filter udara sudah kotor tentu dapat mempengaruhi kinerja mesin diesel, efek dari pilter udara Yang kotor juga mengakibatkan bahan bakar menjadi lebih boros dan kinerja mesin akan berkurang.

Pada umumnya Kompresi mesin diesel bisa dibilang cukup besar dan bisa mencapai 200 bar. Sehingga mengakibatkan kondisi filter udara pada mesin diesel lebih mudah kotor.

Cara merawatnya sangat mudah. Yaitu cukup membersihkan saringan udara menggunakan angin kompresor lalu semprot permukaan saringan udara nya sampai benar-benar bersih , jika filter udara terdapat banyak kotoran dan sulit untuk dibersihkan sebaiknya ganti saja dengan Yang baru.
Penggantian secara rutin pada filter udara bisa dilakukan setiap 10ribu km,

2. rutin mengganti Filter Bahan Bakar.


Untuk menjaga bahan bakar supaya kondisinya bagus, maka lakukan lah penggantian penggantian filter bahan bakar.
Ganti filter bahan bakar dengan rekomendasi yang tertera di buku panduan pemilik.

3. lakukan Perawatan Water Sedimenter dan busi pijar


Water sedimenter fungsinya untuk memisahkan kandungan air yang ada didalam bahan bakar supaya tidak terbawa masuk ke bagian ruang bahan bakar. Jika sampai masuk, tentunya dapat mengakibatkan kerusakan.

Dan seandainya kandungan Air di tabung sedimentor sudah penuh biasanya lampu indikator tersebut bakalan menyala.

Pada mobil Diesel keluaran teranyar biasanya tabung sedimenter sudah tergabung dengan filter bahan bakar, sehingga jadi lebih gambang dalam proses membersihkannya.


Untuk membuang kandungan Air yang nyumbat pada drain cock tinggal membuka nya saja. Caranya yaitu dengan memutar keran drain cock Yang letaknya dibagian bawah unit water.


Dan untuk membersihkan Kerak dari tabung sedimenter kita perlu membongkar untuk membersihkannya kemudian kita pasang kembali ,

Lakukan pembersihan pada tabung Water sedimenternya juga dianjurkan setiap jarak tempuh 10.000km,

Jika Mobil Diesel susah hidup, maka tidak ada salahnya untuk melakukan penggantian busi pijar . Untuk mengetahui kondisi busi pijar dalam keaadaan baik caranya yaitu dengan memberikan arus dari aki, jika menyala merah, berarti kondisi busi pijar masih baik

4. Mengganti Filter Solar Secara rutin


Biasanya lampu indikator di dashboard akan menyala jika sudah terdeteksi adanya kotoran atau sumbatan pada saringan bahan bakar,
Kotoran atau air tersebut dapat masuk ke sistem bahan bakar sehingga efeknya mengakibatkan mesin diesel mogok atau tidak dapat bekerja dengan sempurna .
Untuk mencegah banyak nya kotoran Yang masuk kedalam mesin diesel, maka diharuskan secara berkala melakukan penggantian filter Solar supaya terhindar dari kerusakan,

5. lakukan penggantian oli dan filter oli


Mesin mobil diesel memiliki rasio kompresi yang tinggi , sehingga oli mesin diesel cepat sekali kotor. Untuk penggantian oli mesin diesel yang disarankan yaitu tiap 5.000 km, dan lakukan juga mengganti filter olinya,

Untuk oli mesin Jangan lupa untuk membeli oli khusus diesel yang ditandai dengan kode sertifikasi API C (Compression).

baca juga: Mengapa Mesin Diesel Harus Sering Ganti Oli Mesin dan kapan waktunya

0 Response to "Husus buat pengguna mobil diesel berikut 5 tips Cara perawatannya"

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel